SMKN.2 PAREPARE DI DATANGI BAWASLU PAREPARE & KPU KOTA PAREPARE
Bawaslu Goes To School 2022
Posted by: Sosial Media & Kehumasan SMKN.2 Parepare
Pandu Digital_Parepare. Jum’at,
08 April 2022 pukul. 14.00-17.30 wita bertempat di ruang Badan Layanan Umum Daerah BLUD SMK Negeri 2
Parepare dilaksanakan sosialisasi “Bawaslu Goes To School” dan Pembentukan
Forum Pelajar Pengawas Partisipatif Untuk Demokrasi (FP3UD) yang dilaksanakan
oleh Bawaslu Kota Parepare. Hadir dalam sosialisasi tersebut antara lain; Ketua
Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Amrayadi,SH.,MH, Kepala Cabang Dinas
Wilayah VIII Sulawesi Selatan Dra. Hj.Suryani A.Rasuli,M.Pd, Kepala Kantor Departemen
Agama Kota Parepare yang diwakili oleh Kepala Seksi bidang pendidika H. Hasan Basri, Ketua KPU Kota Parepare,
Hasruddin Husain,SH, Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun,S.IP,
Pimpinan Bawaslu kota Parepare, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Parepare, Para
Guru Pendamping dan Siswa(i) SMA/SMK/MA se-Kota Parepare serta undangan
lainnya. SMA/SMK/MA yang mengikuti acara Bawaslu Goest to School antara lain; SMK Neg.2 Parepare (selaku tuan rumah), SMA Neg.1 Parepare, SMA Neg.2 Parepare, SMA Neg.3 Parepare, SMA Neg.4 Parepare, SMA Neg.5 Parepare, SMK Neg.1 Parepare, SMK Neg.3 Parepare, SMK Bahari Parepare, SMK Farmasi Parepare, SMK Amsir Parepare, SMK DDI Parepare, MAN.1 Parepare, dan MAN.2 Parepare,
Dalam sambutannya Kepala
Cabang Dinas Wil.VIII Provinsi Sulawesi
Selatan Dra. Hj. Suryani A.Rasuli.M.Pd mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu
Kota Parepare atas program Bawaslu Goes To School yang tentunya terkait
pengetahuan atau informasi kepada anak didik apa yang akan mereka lakukan ke
depan sebagai pemilih pemula. “Kami juga berharap dari Bawaslu agar terus
mensosialisasikan kegiatan ini ke sekolah-sekolah agar lebih efektif tentunya
dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid.19. Kepada rekan-rekan guru
agar selalu mengedukasi kepada anak didik kita terkait pemilih pemula. Jumlah
siswa sekota Parepare itu kurang lebih 7.888 orang. Kepada anak-anak ku para
siswa, jadilah warga Negara yang baik.” Demikian yang disampaikan oleh Kepala
Cabang Dinas Pendidikan Wil.VIII Sulawesi Selatan Dra.Hj.Suryani A.Rasuli,M.Pd dalam sambutan beliau dihadapan peserta sosialisasi Bawaslu goes to school di
ruang BLUD SMKN.2 Parepare.
Sementara ketua Bawaslu Kota Parepare dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan program Bawaslu goes to School ini dilakukan untuk mensosialisasikan pentingnya kalangan pelajar terlibat dalam pengawasan partisipatif dan memberikan pendidikan demokrasi kepada pemilih pemula khususnya pelajar. Hal senada disampaikan juga oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan bahwa generasi muda kita, generasi milenial kita, pemilih pemula kita yang belum terkontaminasi dengan dunia politik, yang akan menghadapi pemilu 2024 sebagai pemilih pemula itu sangat potensial menjadi bagian dalam pengawasan partisipatif. Di satu sisi mereka juga sangat rentan untuk dimanfaatkan oleh para kontestan pemilu. Olehnya itu perlu ada pendidikan demokrasi kepada mereka melalui program Bawaslu goes to school yang tentunya mereka diharapkan menjadi bagian dalam pengawasan partisipatif dan tidak menjadi korban money politik oleh para kontestan pemilu 2024.
Pada Sosialisasi Bawaslu goes to school ini juga diberikan pemaparan materi dan diskusi terkait pemilu 2024 dan bahaya money politik, sara, ujaran kebencian dan hoax masing-masing dipaparkan oleh ketua Bawaslu Sulawesi Selatan dan Ketua KPU Kota Parepare. Akhr dari kegiatan ini dilakukan pembentukan Forum Pelajar Pengawas Partisipatif Untuk Demokrasi (FP3UD) dan penandatangan oleh peserta forum yang diwakili oleh siswa SMKN.2 Parepare dan SMAN.1 Parepare.
----------
Posted by: Sosial Media & Kehumasan (Pandu Digital) SMKN.2 Parepare
Editor: Ramis Husein
Koresponden: - Divha Mutmainnah
- Nurfadilah Muhlis
- Hamdani Amdal
copyright: Sosial Media & kehumasan Pandu Digital 2022
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)


Komentar
Posting Komentar
Harap memberikan komentar sesuai dengan visi dan misi pendidikan. Dilarang memberikan komentar yang mengandung SARA dan Hoax